Menunggu Senyum Yahya
Entah kenapa aku ingin menuliskannya malam ini. Seorang
lelaki yang entah ia akan jadi apa dalam putaran hidupku. Akankah hanya akan
jadi kenangan dalam buku yang berjudul sahabat? Ataukah akan menjadi sahabat
selamanya? Aku tak tahu. Aku ragu. Aku takut kehilangan dirinya. Aku ingin
menjadi sahabatnya dan tetap akan menjadi sahabat yang akan kukenang selalu.
Aku merasa nyaman ketika bersamanya. Entah apa yang kurasa, aku tidak tahu.
Namun satu hal yang pasti aku merasa aman dan nyaman yang tidak pernah aku
dapatkan dari teman lelaki ku yang lain. Bukan berarti