My
Trip (Madiun, East Java) – Hari Kedua
Kami
membagi jam tidur. Jam 21-24, aku yang tidur sementara bos berjaga. Sedangkan
jam 24-03, ganti aku yang berjaga, bos yang tidur. Aku pun menyetujuinya dan
langsung merebahkan tubuh di lantai pojok sebelah kiri. Tidak beberapa lama
kemudian, kami dibangunkan oleh seorang lelaki penjaga masjid. Entah siapa
orang ini, bapak2 atau mas2, wajahnya tak jelas. Maklum aku ngantuk berat.
Sementara bapak penjaga itu terus memberondong kami dengan pertanyaan identitas
dan apa tujuan kami tidur di masjid. Akhirnya
ndak bisa pulang karena kehujanan menjadi alasan. Meskipun sempat geger
sama bos Ririn gara-gara alasan, tapi kami baik-baik saja. Hanya KTP yang
diambil oleh bapak penjaga itu. Katanya boleh diambil saat kami mau pulang
besok shubuh. Bapak penjaga itu meninggalkan kami dan menyerahkan bungkusan
makanan yang ia bawa pada kami. Sepertinya habis kondangan. Kami tak
memusingkan hal itu. aku pun kembali tidur.
Tepat
pukul 00.13 WIB, kami dibangunin lagi oleh bapak penjaga masjid tapi bukan
lelaki tadi. Bapak penjaga yang merampas KTP berbadan gemuk, sedangkan bapak
yang ini mempunyai badan yang tidak terlalu kurus dan tidak terlalu gemuk. Kami
disuruhnya tidur