Utang
Melalui tulisan ini, aku
mengingatkanmu bahwa kau punya utang padaku. Utang tiga ratus ribu rupiah yang
belum kau bayar sampai saat ini, sampai aku mau wisuda. Kapan akan kau lunasi?
Jangan sampai hanya gara-gara utang aku membencimu dan menghapusmu dari daftar
list nama-nama teman yang kumiliki.
Awalnya aku tak ragu meminjamkan uang tiga
ratus ribu padamu. Aku percaya kau akan mengembalikannya sesuai jumlahnya dalam
jangka waktu yang telah kita sepakati. Namun saat itu kau meminta tenggat waktu
beberapa hari lagi karena kau masih belum bisa membayar. Aku memakluminya. Maka
dengan gampangnya aku mengiyakan. Kau tahu apa yang aku pikirkan kala itu?